Ilmu Alamiah Dasar

BAB I

PERKAMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

  1. KONSEP ILMU PENGETAHUAN.

Awalnya, yang dinamakan ilmu pengetahuan adalah filsafat. Perkembangan filsafat mengantarkan adanya suatu susunan yang menunjukkan bagaimana cabang- cabang ilmu pengetahuan memisahkan diri dari keterkaitan dengan filsafat. Filsafat mempengaruhi perkembangan pengetahuan modern, sebab filsafat merupakan mother of science.

 METODE MENCARI KEBENARAN.

Metode dasar dalam mencari kebenaran ilmiah meliputi:

  1. Rasionalisme

Merupakan metode dasar dalam mencari kebenaran ilmiah dengan menggunakan akal atau rasio. Sumber pengetahuan pada akal atau rasio adalah:

  1. Ide kebenaran sebenarnya sudah ada, dan pikiran manusia dapat mengungkapkan ide tersebut ( tanpa menciptakan dan tanpa melalui pengalaman)
  2. Manusia mencari kebenaran melalui kemampuan akal, tanpa merasa perlu ditunjang fakta.
  3. Empirisme

Menurut John Locke, metode dasar dalam mencari kebenaran empirisme adalah dengan teori tabula rasa yang menekankan pentingnya pengalaman. Seluruh pengetahuan yang didapatkan dengan menggunakan dan membendingkan gagasan- gagasan yang didapatdari penginderaan serta refleksi. Gejala- gejala ilmiah menurut anggapan kaum empiris bersifat konkrit dan diungkapkan melalui penginderaan(Anonim, 1981). Kelemahan pola piker empirisme adalah:

  1. Fakta yang ada tidak mampu menerangkan apa- apa.
  2. Fakta masih memerlukan tafsiran yang dilakukan manusia.
  3. Pola pikir gabungan antara rasionalisme dan empirisme

Pola piker ini dinamakn juga metode keilmuan. Unsure rasionalisme memberikan kerangka pemikiran yang logis, sedangkan unsure empirisme memberikan kerangka pengujian teori yang konsisten, sistematis dan handal. Kelemahan pola piker gabungan adalah:

  1. Asumsi bahwa manusia mampu memperoleh pengetahuan melalui persepsi, ingatan, dan penalaran.
  2. Persepsi manusia yang bertumpu pada kemampuan panca indera punya kelemahan sebab, panca indera punya keterbatasan.

  1. PENGERTIAN ILMU KEALAMAN.

Ilmu kealaman merupakan cabang dari sains, sains berasal dari kata science atau scientia yang artinya pengetahuan. Sains natural adalah pengetahuan tentang kebendaan. Beberapa definisi sains :

  1. Fisher( 1975) sains adalah kumpulan pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan metode- metode yang berdasarkan pada observasi atau pengamatan.
  2. Carin(1975) sains adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis. Perkembangan sains tidak hanya dari kumpulan fakta, tetapi juga metode ilmiah dan sikap ilmiah.
  3. Ahmad Baiquni(1982) sains adalah himpunan pengetahuan manusia yang dikumpulkan melalui proses pengkajian dan dapat diterima oleh rasio.

Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa, ilmu kealaman adalah kumpulan pengetahuan tentang kebendaan, maupun sebab akibat yang diperoleh melalui proses pengkajian serta berdasarkan proses pengamatan gejala- gejala alam. Teori ilmu kealaman diperoleh berdasarkan pengkajian teori- teori sebelumnya.

  1. ALAM PIKIRAN MANUSIA dan PERKEMBANGANNYA.
    1. Hakikat manusia dan sifat keingintahuannya.

Menurut Paul Leedy, manusia adalah makhluk yang mempunyai sifat dasar “ ingin tau”man is curious animal/ creature. Rasa ingin tau tersebut tidak dimiliki oleh hewan atau makhluk hidup lainnya. Aktivitas hewan hanya terbatas pada usaha untuk mempertahankan diri dan mempertahankan jenisnya dengan cara berkembang biak. Selain punya rasa ingin tau, manusia juga memiliki  kemampuan berfikir. Manusia mampu menggunakan pengetahuan yang lama dan mengkombinasikan dengan pengetahuan yang baru, sehingga akan terjadi akumulasi dan kesempurnaan pengetahuan. ( Anonim, 1996)

  1. Sejarah pengetahuan manusia.
    1. Mitos

Mitos timbul disebabkan antara lain oleh keterbatasan alat indera manusia, yaitu:

                  i.            Penglihatan

                  ii.            Pendengaran

                  iii.            Bau dan rasa

                  iv.            Alat perasa

Kemampuan dan kepekaan indera antara manusia satu dengan yang lain berbeda- beda. Akibat dari keterbatasan alat indera maka dapat timbul salah informasi, salah tafsir dan salah pemikiran. Untuk meningkatkan kepekaan alat indera, manusia diberi latihan. Suatu mitos dapat diterima masyarakat karena :

 i.    Keterbatasaan pengetahaun yang disebabkan oleh keterbatasan penginderaan, baik              menggunakan alat atau tanpa alat.

 ii.            Keterbatasan daya piker manusia.

 iii.            Hasrat ingintaunya terpenuhi.

  1. Penalaran

Manusia semakin lama semakin merasa tidak puas dengan mitos sebagai hasil imajinasi, tetapi mencari jawaban yang rasional dan memuaskan. Pemecahan secara rasional berarti mengandalkan rasio dalam usaha memperoleh pengetahuan yang benar dan diterima. Kaum rasionalis dalam menyusun pengetahuan menggunakan penalaran deduktif  yaitu cara berfikir yang bersifat umum untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus. Pengetahuan deduktif ternyata mempunyai kelemahan. Paham empiris menganggap bahwa pengetahuan yang benar ialah pengetahuan yang diperoleh langsung dari pengalaman konkrit. Penalaran harus disusun berdasarkan fakta yang diperoleh dengan cara pengamatan langsung dan tidak boleh dicampuradukkan dengan pendapat yang belum teruji. Penalaran induktif yaitu cara berfikir dengan menarik kesimpulan khusus. Ternyata penalaran deduktif dan penalaran induktif sama- sama punya kelemahan. Sehingga ilmu pengetahuan harus menggunakan perpaduan antar rasionalisme( deduktif) dan empiris( induktif).

  1. NALURI KEHIDUPAN.

Naluri adalah warisan genetic dari seluruh proses filogenetik dari suatu organisme. Makin tinggi evolusi makin kaya warisan genetiknya. Makin tinggi tingkat evolusi makin komplek otaknya. Naluri biologis merupakan naluri yang dimiliki baik manusia maupun hewan yaitu:

  1. Naluri untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Missal:

  • Adanya  usaha untuk mencari makan
  • Adanya usaha untuk mencari perlindungan
  • Adanya usaha untuk mempertahankan diri dari ancaman kematian dengan melawan atau menyerang si pengancam.

  1. Naluri untuk melangsungkan kehidupan sejenisnya. Missal:

  • Adanya usaha untuk selalu berpasangan dan mendapatkan keturunan.
  • Adanya usaha untuk melindungi anak- anaknya dari gangguan atau ancaman lawan.

Menurut Gharizah Tadayyun, perbedaan naluri manusia dan hewan terletak pada naluri beragama yakni, naluri untuk menghambakan pada yang lebih besar dan akan menentramkan jiwanya. Merupakan suatu kelebihan adanya potensi akal dan kelebihan dari yang dimiliki oleh manusia disbanding makhluk lain membuktikan bahwa manusia adalah sebaik- baik makhluk ciptaan ALLAH.

  1. PERKEMBANGAN MANUSIA.
    1. Asal usul manusia.

Manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai derajat paling tinggi dibandingkan makhluk lainnya. Pada tahun 1871, Darwin menerbitkan buku “ the descent of man” tentang asal usul manusia. Darwin mencari hubungan kekerabatan antara manusia dan primate. Ternyata penelitian menunjukkan bahwa gorilla dan simpanse mempunyai hubungan kekerabatan yang erat  dengan manusia. Hanya terdapat sedikit perbedaan dalam susunan haemoglobin.

  1. Perkembangan tubuh dan otak manusia.

Manusia mengalami perkembangan dari jasmani sampai perkembangan kebudayaan. Dapat diketahui dari penemuan fosil manusia yang ada. Perkembangn jasmani dapat dilihat dari kepala dan anggota tubuh lainnya. Manusia berkembang sejak di dalam kandungan, sesudah dilahirkan manusiaberkembang melalui masa kanak- kanak. Terus ke masa remaja(masa pubertas), kemasa dewasa dan pada akhirnya mencapai masa tua. Dalam masa itulah mengalami perkembangan akal budi. Dengan akal budi manusia mampu mengatasi keulitan hidupnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s